Berita

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong/Net

Dunia

Pandemik Corona Bisa Terjadi Hingga Lebih Dari Satu Tahun Depan, PM Singapura Bersiap Diri

JUMAT, 13 MARET 2020 | 12:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong sangat memberikan fokus dan perhatian akan wabah virus corona (Covid-19).

Berbicara dalam pidato yang disiarkan di televisi pada Kamis (12/3), Lee mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan corona sebagai pandemik. Itu bisa berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.

"Satu tahun, atau mungkin lebih lama," kata Lee.


Singapura, kata Lee juga bisa menghadapi kondisi yang serius dengan kemungkinan adanya lonjakan kasus-kasus baru yang datang dari negara lain.

"Kami memprediksi (akan ada) lebih banyak kasus impor dan karena itu kluster baru dan gelombang infeksi baru. Kali ini datang dari banyak negara daripada satu atau dua," jelasnya.

Kendati begitu, pihaknya tidak akan menaikkan status kewaspadaan menuju Red Alert. Alih-alih, Singapura akan melakukan pembatasan perjalanan yang lebih diperketat.

Menurut Lee, 80 persen dari pasien corona saat ini memiliki gejala yang ringan. Yang paling berisiko adalah orang tua dan orang dengan penyakit bawaan sebelumnya.

"Jadi dengan jumlah yang lebih besar, hal yang masuk akal adalah merumahsakitkan hanya kasus yang lebih serius, dan mendorong mereka yang memiliki gejala ringan untuk melihat dokter keluarga mereka dan beristirahat di rumah, mengisolasi diri mereka sendiri," kata Lee.

"Dengan cara ini, kami memfokuskan sumber daya pada yang sakit parah, mempercepat waktu respons kami dan mudah-mudahan, meminimalkan jumlah kematian," tambahnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya