Berita

Persiapan Hari Kemenangan di Rusia/Net

Dunia

Tidak Khawatir Virus Corona, Rusia Bertekad Tetap Gelar Parade Hari Kemenangan

JUMAT, 13 MARET 2020 | 06:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Moskow telah menetapkan akan menggelar parade Hari Kemenangan meski adanya ancaman virus corona. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan, parade itu digelar pada awal Mei mendatang.

Peskov mengatakan, Pemerintah Rusia melakukan sejumlah persiapan untuk menerima kedatangan tamu yang akan menghadiri parade Hari Kemenangan pada 9 Mei, tanpa harus mengabaikan ancaman virus corona. Mereka tetap memantau perkembangan terbaru situasi terkait wabah itu.

"Saat ini, kami tidak memiliki keputusan atau rekomendasi dari pusat tanggap darurat atau otoritas kompeten lainnya mengenai pembatasan dalam hal mengadakan acara besar di dalam negeri dan luar negeri," kata Peskov.


Peskov juga mengungkapkan sejumlah undangan dari dalam dan luar negeri telah mengkonfirmasi partisipasi mereka.

Sebelumnya, Walikota Moskow Sergei Sobyanin memberlakukan larangan acara massal di ibukota Rusia yang melibatkan lebih dari 5.000 orang. Peskov mengaku tidak mengetahui apakah larangan itu masih berlangsung, sebab hingga saat itu ia tidak menerima keterangan apa pun terkait pembatalan acara Hari Kemenangan ini.

"Tidak ada pembicaraan tentang pembatalan atau pembatasan format ini, persiapan berlanjut untuk kedatangan delegasi dan menyelesaikan semua masalah logistik serta pelatihan prajurit militer untuk parade," tegas Peskov, melansir Tass, Kamis (12/3).

Presiden Kazakhstan, Kasym-Jomart Tokayev, melakukan hal berbeda. Ia segera mengumumkan pembatalan parade militer, yang semula didedikasikan untuk peringatan 75 tahun kemenangan dalam perang dunia II. Pembatalan tersebut sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya