Berita

Foto: Repro

Nusantara

Pulang Umrah, Satu Warga Purworejo Dalam Pengawasan Dinas Kesehatan

JUMAT, 13 MARET 2020 | 04:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Seorang warga Kabupaten Purworejo yang baru pulang dari umrah masuk dalam daftar pantauan Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng, orang dengan kode ODP 6 tersebut, dalam  perjalanan ibadah umrah itu sempat transit di Malaysia.

"Hari ini adalah hari keenam pantauan, jadi tinggal 8 hari lagi," Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Darus, Kamis (12/3).


Dia menyebutkan, sebelum satu jamaah tersebut telah dikarantina lima orang yang hasilnya negatif Covid-19.

"Sebelumnya lima warga yang baru pulang dari luar negeri sebagai TKI, TKW dan ABK telah lolos dari pantauan karena lebih dari 14 hari tidak menunjukkan gejala seperti terpapar CoVid-19," katanya.

Darus menjelaskan empat istilah kriteria sebelum seseorang dikonfirmasi menderita  corona. Pertama adalah  orang dalam pemantauan (ODP), orang dalam pengawasan, probable (statusnya di atas suspect) dan confirm (berdasar hasil lab) positif terkena virus Covid-19.

"Gejala corona adalah demam di atas 39 derajat celcius, batuk, pilek dan mengalami pneumonia. Serta yang paling penting, dia memiliki riwayat perjalanan dari negara yang terpapar corona," lanjutnya.

Sebelum masuk Indonesia, mereka harus memperoleh HAC (Health Allert Card) yang dikeluarkan oleh kantor kesehatan pelabuhan (KKP) laut dan udara.

Bahkan di bandara sudah ada alat thermo scanner, jika demam tinggi maka akan segera dikarantina.

"Masyarakat harus cermat dalam membaca berita. Saya sebelumnya belum pernah diwawancara oleh wartawan terkait lima orang yang terkait corona tapi tiba-tiba ada beritanya," tegasnya.

Bahkan, Pemkab Purworejo telah menunjuk Dinas Kesehatan sebagai satu-satunya pihak yang boleh mengeluarkan statemen mengenai corona. Dinkes juga telah menunjuk Dokter Darus sebagai juru bicara kasus corona.

"Masyarakat supaya tidak panik. Jaga kesehatan, kalau batuk atau pilek sebaiknya ditutup, mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin. Mengurangi salaman terutama bagi yang sakit harus menjaga jarak," tambahnya.

Flu yang disebabkan virus sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya, dengan daya tahan tubuh yang kuat. Untuk itulah, masyarakat dihimbau untuk makan yang banyak dan bergizi serta olah raga rutin.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya