Berita

Jurubicara penanganan virus corona baru (Covid-19), Achmad Yurianto/RMOL

Kesehatan

Wejangan Khusus Pemerintah Kepada Pasien Corona Yang Dipulangkan

KAMIS, 12 MARET 2020 | 17:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah lewat Jurubicara penanganan virus corona baru (Covid-19), Achmad Yurianto memastikan 3 pasien positif yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan sudah sembuh dan bisa dipulangkan.

Namun, mereka harus melakukan sejumlah catatan yang harus dilakukan saat berada di rumahnya masing-masing.

"Kami berikan edukasi pada tiga pasien setelah kembali ke keluarga agar tetap batasi diri saat berinteraksi dengan keluarga," katanya dalam jumpa pers di RSUP Persahabatan, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (12/3).


Edukasi yang disampaikan Achmad Yurianto, yakni melakukan olahraga rutin yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain itu, para pasien juga diminta untuk menjaga asupan gizinya terpenuhi, selama masa isolasi diri (self isolated) di kediamannya.

"Ini yang kami minta untuk dilakukan, dan kami yakinkan kepada yang bersangkutan. Oleh karena itu kami akan memberikan izin untuk pulang," ucap Achmad Yurianto.

Adapun untuk proses pemulangan tiga pasien yang dirawat RSUP Persahabatan, terdapat mekanisme khusus yang akan dilakukan. Mulai dari proses administrasi, hingga pembekalan surat rujuk balik yang diberikan untuk pasien kepada Puskesmas domisili pasien.

"Ini sebagai bagian dari sistem monitoring apabila nanti dibutuhkan oleh pasien dan apabila ada kepentingan Puskesmas untuk melakukannya," tambah Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini.

Sebagai informasi, 3 pasien positif yang sudah resmi dinyatakan sembuh di antaranya adalah satu pasien dengan nomor kasus 06, laki-laki unur 39 tahun. Kedua, pasien dengan nomor kasus 14, laki-laki usia 50 tahun. Kemudian yang terakhir adalah dengan nomor kasus 19, laki-laki dengan usia 49 tahun.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya