Berita

Jusuf Kalla/Net

Politik

JK: Sebaran Virus Corona Mirip Deret Ukur Yang Harus Cepat Dipotong

KAMIS, 12 MARET 2020 | 14:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Virus corona baru atau Covid-19 seperti musuh berbahaya yang tidak terlihat. Artinya, upaya preventif menjadi salah satu cara ampuh untuk meminimalkan penyebaran wabah akibat virus tersebut.

Begitu kata Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (12/3).

“Ini musuh atau bahaya yang tidak ketahuan. Oleh karena itu, memang preventifnya harus kita laksanakan dari sekarang, preventifnya,” katanya.


Mantan wakil presiden itu mengatakan bahwa penyebaran Covid-19 sangat masif dan cepat. Untuk itu, dibutuhkan tindakan pencegahan untuk memutus rantai peredaran virus tersebut.

Sebab, kata JK, sebaran virus corona mirip dengan rumus deret ukur.

“Jadi satu orang kena menyebarkan ke tiga orang, tiga orang menyebarkan ke tiga lagi, akhirnya ini cepat sekali. Jadi cepat sekali peredarannya, ini yang harus kita potong dengan segala macam persiapannya,” tuturnya.

Selain menjaga kebersihan, JK juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kontak asing dan perjalanan ke luar negeri.

“Oleh karena itu, semua tempat keramaian harus bersih, steril. Kalau tidak, itu berbahaya, virus bisa dengan mudah menyebar,” ujarnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya