Berita

Azis Syamsuddin/Net

Politik

Kasus Imported Cases Corona, Azis Syamsuddin: Kok Bisa Masuk Ya?

KAMIS, 12 MARET 2020 | 14:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Hingga kini, total sementara ada 34 pasien positif corona di Indonesia. Dari temuan tersebut, beberapa pasien di antaranya dinyatakan positif karena imported case atau tertular di luar negeri.

Hal ini pun dipertanyakan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin terkait sistem keamanan di seluruh pintu masuk Indonesia baik di bandar udara, pelabuhan, dan jalur darat lainnya. Pasalnya, sebelumnya pemerintah telah memasang sejumlah alat canggih di pintu-pintu masuk namun tetap kebobolan.

"Di pintu-pintu masuk kita seperti di bandara sudah ada alat screening suhu dan lain-lain. Kenapa kok masih bisa masuk?” ujar Azis di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3).


Pihaknya meminta pemerintah meningkatkan kembali sistem keamanan di setiap pintu masuk Indonesia, terutama di beberapa provinsi yang menjadi tempat favorit wisatawan asing.

“Itu harus ditingkatkan efisiensinya sehingga tidak terjadi lagi penetrasi melalui border-border gate yang akan masuk melalui penyebar virus itu,” katanya.

Tak hanya pencegahan di pintu masuk wisatawan, peningkatan pencegahan juga harus dilakukan di dalam negeri, misalnya dengan menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

“Nah ini bagaimana kualitas kebersihan di setiap tempat-tempat umum. Dia harus dilakukan sanitizer itu di setiap-setiap tempat supaya clean,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya