Berita

Ilustrasi virus Corona/Net

Politik

Sudah Diingatkan Puan Maharani Antisipasi Corona, Pemerintah Masih Tetap Saja Lamban!

KAMIS, 12 MARET 2020 | 13:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Desakkan dari Ketua DPR RI Puan Maharani terhadap pemerintah untuk segera membentuk Satgas Corona dalam rangka menangani wabah virus mematikan yang telah menjangkit puluhan warga Indonesia seolah masih tetap tidak digubris.

Pengamat politik dari IndoStrategi, Arif Nurul Imam menilai, pemerintah terlalu lamban dalam menangani virus corona baru atau Covid-19 itu. Padahal, wabah virus corona telah menjadi ancaman global karena hampir mewabah di berbagai belahan dunia.

"Ya bisa jadi demikian, karena respons pemerintah termasuk lambat dalam antisipasi," tegas Arif Nurul Imam.


Menurut dia, wabah virus corona kian hari makin meluas di Indonesia, sedianya desakkan dari pimpinan DPR RI untuk membentuk Satgas Corona menjadi sangat krusial dan bersifat darurat.  

Belum lagi, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah yang kerap terjadi misskomunikasi menjadi catatan serius.

"Ya satu pintu terkoordinasi tim penanganan corona," imbau Arif Nurul Imam.

Sebelumnya, Pimpinan DPR RI asal PDI Perjuangan itu sudah berkali-kali meminta pemerintah untuk segera membentuk satgas sebagai langkah antisipatif.

"Saya selaku ketua DPR RI, sejak wabah ini merebak, berkali-kali mengingatkan pemerintah agar segera membentuk tim nasional penanganan wabah virus corona yang bersifat terpusat agar penanganan wabah korona terkoordinasi, terpadu, dan terintegrasi," demikian Puan Maharani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya