Berita

Setiap pengunjung KPK kini akan diperiksa suhu tubuhnya/RMOL

Kesehatan

Cegah Penyebaran Virus Corona, KPK Cek Suhu Tubuh Pengunjung Dan Saksi

KAMIS, 12 MARET 2020 | 11:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Upaya pencegahan penyebaran virus corona terus dilakukan sejumlah pihak. Salah satunya adalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/3), kini setiap orang yang mengunjungi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, akan dicek suhu tubuhnya.

Setiap pengunjung, baik saksi maupun pegawai, tanpa terkecuali akan dicek suhu tubuhnya oleh petugas keamanan Gedung KPK. Pengecekan suhu tubuh tersebut memang baru mulai dilakukan hari ini, Kamis (12/3).


"Untuk antisipasi penyebaran wabah virus corona, petugas pengamanan gedung KPK melakukan pengecekan suhu badan khususnya ditujukan kepada setiap pengunjung yang datang ke gedung KPK, termasuk para saksi yang dipanggil penyidik KPK," ucap Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (12/3).

Ali menambahkan, jika saksi yang datang ke KPK memiliki suhu badan yang tinggi, maka petugas keamanan akan berkoordinasi dengan Deputi Penindakan dan Klinik Kesehatan.

Sedangkan pengunjung biasa, kata Ali, akan disarankan untuk segera ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Untuk pegawai KPK, pimpinan melalui Sekjen KPK telah mengeluarkan Surat Edaran 5/2020 tanggal 4 Maret 2020 tentang Kesiapsiagaan dan Waspada Virus Corona," jelas Ali.

Berdasarkan surat edaran tersebut, para pegawai sudah tersosialisasi dan teredukasi dengan baik perihal antisipasi wabah virus corona di Indonesia.

"Pihak Biro Umum KPK juga saat ini telah memastikan ketersediaan cairan antiseptik yang rutin diisi ulang di beberapa area di tiap lantai gedung KPK," pungkas Ali.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya