Berita

Wakil Presiden Iran Eshaq Jahangiri/Net

Dunia

Wakil Presiden Iran Dinyatakan Terinfeksi Corona, Kedubes: Belum Terkonfirmasi

KAMIS, 12 MARET 2020 | 11:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Wakil Presiden Iran dinyatakan positif terinfeksi corona bersama dengan dua pejabat pemerintahan lainnya.

Wakil Presiden Pertama Iran, Eshaq Jahangiri dilaporkan oleh kantor berita Fars, terinfeksi corona.

Dua orang pejabat kabinet lainnya yang juga terinfeksi adalah Menteri Warisan Budaya, Kerajinan Tangan, dan Pariwisata, Ali Asghar dan Menteri Industri, Pertambangan, dan Bisnis, Reza Rahmani.


Kendati begitu, tidak ada laporan langsung dari media pemerintah Iran mengenai hal tersebut.

Dalam laporannya yang dimuat SCMP, Fars menerbitkan daftar nama-nama pejabat yang terinfeksi dalam bahasa Persia.

Berusaha mengonfirmasi hal tersebut, Kantor Berita RMOL menghubungi Kedutaan Besar Iran di Jakarta.

Dikatakan oleh Jurubicara Kedubes Iran, Ali Pahlevani, laporan tersebut belum terkonfirmasi, bahkan beberapa media sudah menyatakan isu tersebut berita bohong atau hoax.

"Berita ini belum terkonfirmasi. Banyak media juga telah menyatakan ini sebagai HOAX," ujar Ali melalui pesan singkat pada Kamis (12/3).

"Belum ada informasi resmi yang menyatakan bahwa Wakil Presiden Iran terkena corona," lanjutnya.

Bulan lalu, Wakil Presiden Iran untuk urusan wanita dan keluarga, Massoumeh Ebtekar dinyatakan terinfeksi. Namun pada Rabu (11/3), dalam cuitannya, Ebtekar mengungkapkan dirinya telah pulih.

Iran sendiri memang memiliki 12 wakil presiden. Jahangiri merupakan wakil presiden pertama yang didampingi oleh 11 wakil presiden lainnya.

Sementara itu, saat ini, jumlah kasus corona di Iran sendiri sudah mencapai 9.000 dengan 354 meninggal dunia dan lebih dari 2.900 dinyatakan pulih.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya