Berita

Kongres AS/Net

Dunia

Kongres AS Menangkan Resolusi Pembatasan Kewenangan Trump Untuk Menyerang Iran

KAMIS, 12 MARET 2020 | 09:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kongres Amerika Serikat telah memberikan persetujuan akhir atas resolusi yang bertujuan untuk menahan Presiden Donald Trump untuk menyerang Iran.

Setelah bulan lalu resolusi ini menghadapi rintangan di Senat yang dikendalikan oleh Partai Republik yang merupakan kubu Trump.

Rabu (12/3), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dipimpin oleh Demokrat telah memenangkan resolusi ini dengan suara 227 berbanding 186. Artinya, DPR setuju jika Trump tidak bisa melakukan tindakan militer terhadap Iran tanpa adanya persetujuan dari Kongres.


Kendati sudah tahap akhir, namun dimuat CNA, resolusi ini kemungkinan besar akan diveto oleh Trump sebagai presiden.

"Jika Presiden Trump serius tentang janjinya untuk menghentikan perang tanpa akhir, ia akan menandatangani resolusi ini menjadi undang-undang," ujar Senator dari Partai Demokrat, Tim Kaine.

Ditarik ke belakang, resolusi ini muncul setelah Trump dengan sepihak melancarkan serangan pembunuhan terhadap komandan pasukan elite Iran, Letnan Jenderal Qassem Soleimani.

Serangan yang terjadi pada 3 Januari tersebut dilakukan Trump dengan memerintahkan pesawat tak berawak untuk menyerang konvoi militer Soleimani di Bandara Baghdad, Irak.

Atas keputusan sepihak ini, Trump dianggap telah menyalahi Konstitusi AS di mana Kongres memiliki kekuatan untuk menyatakan perang.

"Ada banyak negara di dunia di mana satu orang membuat keputusan. Mereka disebut diktator," kata petinggi DPR AS dari Partai Demokrat. Steny Hoyer.

"Bapak Pendiri kita tidak ingin diktator menjalankan Amerika," lanjut Hoyer.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya