Berita

Presiden PKS akan sowan ke SBY hari ini/RMOL

Politik

Bahas Kondisi Bangsa, Presiden PKS Akan Berkunjung Ke Cikeas Hari Ini

KAMIS, 12 MARET 2020 | 09:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman, dijadwalkan melakukan silaturahim kebangsaan kepada Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Puri Cikeas, Kamis (12/3).

Hal ini diungkapkan Sekretaris Jenderal PKS, Mustafa Kamal, yang menyebutkan pertemuan dengan SBY merupakan bagian dari safari Silaturahim Kebangsaan yang telah beberapa kali digelar PKS.

PKS, ujar Mustafa Kamal, ingin bertukar pikiran mengenai kondisi bangsa saat ini kepada SBY, yang kini memegang nahkoda utama Partai Demokrat.


"Beliau Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus pernah memimpin negeri ini 10 tahun. Tentu PKS ingin bertukar pikiran tentang apa-apa yang terjadi saat ini berdasarkan pengalaman dan pandangan beliau sebagai politisi dan negarawan," ujar Mustafa Kamal di kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (12/3)

Mustafa menambahkan, kini PKS tengah memperjuangkan semangat kebangsaan dengan tetap menjalin komunikasi dan kerja sama tanpa harus kehilangan jati diri masing-masing sebagai bagian dari elemen bangsa.

"PKS punya jati diri dan posisi. Tapi itu tidak menjadi penghalang untuk merajut komunikasi dengan berbagai pihak. Kami ingin mencari titik temu untuk membangun kerja sama. Apalagi dengan Pak SBY kami pernah bekerja sama dalam Pemerintahan beliau dua periode," paparnya.

Menurut Mustafa Kamal, berbagai isu kebangsaan juga akan dibawa dalam perbincangan dengan SBY. Di antaranya Jiwasraya, Omnibus Law, Pilkada 2020, RUU Pemilu, dan sederet persoalan bangsa saat ini.

Sohibul Iman diketahui telah melakukan berbagai pertemuan lintas parpol dan ormas dalam bingkai Silaturahim Kebangsaan. Seperti dengan Partai Nasdem, Partai Berkarya, PP Muhammadiyah, Pengurus Pusat PGI, Pengurus Pusat Vox Populi, dan terakhir pertemuan dengan Partai Golkar.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya