Berita

Puan Maharani/Net

Politik

Pembantu Jokowi Tidak Cekatan Tanggapi Saran Brilian Puan Maharani

KAMIS, 12 MARET 2020 | 08:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah dianggap telah mengabaikan saran dari Ketua DPR RI Puan Maharani yang merupakan wakil rakyat seluruh Indonesia. Saran itu adalah tentang pembuatan satuan tugas penanganan virus corona baru atau Covid-19.

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyampaikan pemerintah seharusnya mendengarkan dan melaksanakan saran yang dilontarkan dari DPR RI, terlebih jika saran datang dari sang ketua.

“Pemerintah sangat terlambat membuat satgas tersebut, padahal ketua DPR sudah menyampaikan perintah itu. Harusnya mereka mendengar dan melaksanakan langsung saran atau perintah DPR,” ujar Emrus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/3).


Emrus lantas menyinggung para pembantu Presiden Joko Widodo yang juga terkesan abai pada saran Puan. Menteri yang bersangkutan dengan kasus corona, seperti Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto seharusnya peka dan bergerak cepat mengantisipasi virus mematikan asal Wuhan, China tersebut.

Terlebih lagi, lanjutnya, Puan Maharani telah memberi saran brilian untuk segera mewanti-wanti sebaran virus yang muncul Desember 2019 lalu itu sejak jauh hari.

“Tapi ini menterinya tidak kreatif, inovatif, dan reaktif atas virus corona ini. Masak apa-apa harus dengan presiden yang bicara,” urainya.

Emrus kembali menegaskan dalam penanganan virus corona ini pemerintah sangat lamban dan tidak mengindahkan saran dari DPR.

“Sangat setuju apa yang disampaikan Ibu Puan Maharani, pemerintah dalam hal ini lamban bekerja,” tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya