Berita

Ilustrasi KPK/Net

Politik

Desak KPK Kirim Surat Rekomendasi Ke Jokowi, MAKI: Ahok Masih Terkait Kasus Dugaan Korupsi Sumber Waras

KAMIS, 12 MARET 2020 | 08:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk berani mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo terkait rapot merah mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, Ahok dinilai tidak layak menjadi Kepala Otoritas Ibu Kota Negara (IKN) lantaran diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras.

Kasus dugaan korupsi pengadaan lahan RS Sumber Waras tersebut kata Boyamin masih dalam tahap penyelidikan.


Apalagi, KPK juga telah memastikan bahwa 36 kasus ditahap penyelidikan yang dihentikan pada pertengahan Februari 2020 kemarin bukan termasuk kasus Sumber Waras.

"KPK demi tugas pencegahan harus berani berkirim surat kepada Presiden bahwa Ahok tidak layak jadi Kepala IKN dikarenakan statusnya masih terkait dengan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan lahan Sumberwaras," ucap Boyamin Saiman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/3).

Sehingga kata Boyamin, jika KPK tidak berani mengirimkan surat rekomendasi kepada Presiden Jokowi, ia meminta agar pimpinan KPK saat ini yang dipimpin oleh Firli Bahuri Dkk untuk segera mundur dari jabatannya.

"Kalau KPK gak berani kirim surat rekomendasi kepada Presiden, maka sebaiknya mulai sekarang Pimpinan KPK mengundurkan diri," pungkas Boyamin.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya