Berita

Keris Diponegoro (tengah)/Net

Politik

Gerindra: Pak Jokowi, Ada Yang Lebih Penting Daripada Keris Diponegoro

KAMIS, 12 MARET 2020 | 07:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah pemerintah Belanda mengembalikan keris milik Pangeran Diponegoro memang layak diapresiasi. Sebab terlepas dari polemik otentifikasi, keris itu merupakan bagian dari peninggalan sejarah bangsa ini.

Begitu kata Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule menanggapi kunjungan Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti ke Indonesia yang membawa keris Diponegoro.

“Presiden Jokowi, sejarah bangsa memang penting termasuk peninggalannya,” terang Iwan Sumule kepada redaksi, Kamis (12/3).


Namun demikian, sambungnya, ada yang lebih penting saat ini ketimbang kunjungan raja dan ratu Belanda serta pengembalian benda bersejarah, yaitu perlindungan rakyat. Di mana rakyat butuh aksi nyata dari pemerintah dalam menghadapi ancaman virus corona baru atau Covid-19 yang mematikan. Di Indonesia sendiri sudah ada 37 kasus dengan 1 kasus berujung kematian.

“Saat ini kita sedang hadapi bahaya penyebaran corona yang mengancam nyawa bangsa,” katanya.

Lebih lanjut, Iwan Sumule meminta Presiden Jokowi untuk mementingkan keselamatan rakyat sebagai yang utama. Jokowi bisa meniru Gubernur DKI Anies Baswedan yang rela menghentikan event akbar, Formula E.

“Gubernur Anies Baswedan menunda Formula E karena lebih mementingkan keselamatan dan nyawa warganya,” tutup Iwan Sumule.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya