Berita

Gus Yahya Saat Peluncuran Buku/Net

Nusantara

Gus Yahya: NU Tidak Boleh Saingan Dengan Yang Lain

KAMIS, 12 MARET 2020 | 06:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kehadiran Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam bukanlah untuk bersaing dengan ormas lain apalagi memisahkan diri dari kelompok lain.  

Sekretaris Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan, NU memiliki tujuan untuk mencari peradaban baru bagi umat Islam. Untuk itu, mereka harus bekerja sama menuju keberhasilan. Caranya dengan bekerja sama dengan kelompok lain, termasuk ke peradaban barat.

"NU tidak boleh saingan dengan yang lain. Tidak pada tempatnya, tidak pantas NU saingan dengan Muhammadiyah, saingan dengan FPI, dengan wahabi saja tidak pantas," ungkapnya saat meluncurkan buku 'Perjuangan Nahdlatul Ulama' di PBNU Pusat, Jakarta, Rabu (11/3).


Sebagai organisasi sosial dan keagamaan, NU ke depan harus membangun strategi yang lebih jelas serta mencapai target-target yang dirumuskan secara lebih tegas, beserta dengan ukuran-ukuran yang ingin dicapai.

Misalnya target tahun depan, dua tahun lagi, lima tahun yang akan datang, dan seterusnya sehingga bisa diukur capaian NU.
"Nah untuk itu diperlukan rencana strategis untuk diterapkan di dalam organisasi," ujar Gus Yahya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya