Berita

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi (paling kanan)/RMOL

Kesehatan

Ada 17.820 Kasus DBD Di Indonesia, Lampung Tertinggi

RABU, 11 MARET 2020 | 16:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Siti Nadia Tarmizi menyatakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia mencapai belasan ribu sejak awal tahun 2020.

Data terakhir sejak awal 2020 hingga 11 Maret 2020, sebanyak 17.820 kasus DBD di Indonesia. Wilayah paling banyak kasus DBD ada di daerah Lampung.

"Di Lampung jumlah kasusnya sampai 3.431 kasus lalu di susul dengan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sampai 2.732 kasus dan selanjutnya Jawa Timur sebanyak 1.761 kasus," ucap dr. Siti Nadia Tarmizi di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/3).


Selain tiga wilayah terbesar terjangkit kasus DBD itu disusul dari Jawa Barat dengan 1.420 kasus. Selanjutnya Jambi sebanyak 703 kasus, Jawa Tengah 638 kasus, Riau 603 kasus, Sumatera Selatan 593 kasus dan DKI Jakarta 583 kasus.

Selanjutnya di Nusa Tenggara Barat sebanyak 558 kasus, Sumatera Barat 490 kasus, Kalimantan Selatan 425 kasus, dan Sulawesi Utara 424 kasus.

"Di daerah Kalimantan Barat sampai 412 kasus, Sumatera Utara dengan total kasus 399 kasus, Babel 379 kasus, Kalimantan Timur 285 kasus, Kepri 283 kasus, Yogyakarta 272 kasus, Kalimantan Tengah 246 kasus, Bengkulu 205 kasus," jelas Nadia.

Sedangkan daerah lainnya berada di bawah 200 kasus. Seperti Sulawesi Utara 188 kasus, Aceh 179 kasus, Sulawesi Barat 177 kasus, Banten 128 kasus, Sulawesi Tengah 108 kasus, Sulawesi Selatan 98 kasus dan Maluku Utara 91 kasus.

Perbedaan jumlah kasus di beberapa wilayah di Indonesia itu, kata Nadia diakibatkan berbeda ya iklim setiap daerah serta gaya hidup bersih masyarakat di masing-masing wilayah.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya