Berita

Wakil Walikota Tangsel menjenguk pasien DBD di RSU Tangsel/RMOLBanten

Kesehatan

Dalam 2 Bulan, Jumlah Pasien DBD Di Tangsel Mencapai 87 Orang

RABU, 11 MARET 2020 | 09:28 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Periode Januari hingga Maret 2020, tercatat ada 87 pasien dirawat karena Deman Berdarah Dengue (DBD) di Tangerang Selatan. Dua di antaranya telah meninggal dunia.

"Belakangan saya mendapat laporan bahwa ada penderita DBD di Tangsel agak sedikit naik angkanya. Didapat informasi, memang betul bulan Januari itu ada 29 penderita DBD. Nah bulan Februari naik jadi 41 orang. Yang 29 tadi sembuh, karena kan hanya dirawat 7 hari. Kemudian yang sampai hari ini di bulan Maret ada 17 penderita (DBD)," ujar Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, saat meninjau RSU Tangsel, Selasa (10/3).

Lanjutnya, dari total 87 pasien ada 2 pasien yang meninggal. Namun, Benyamin menjelaskan jika dua pasien yang meninggal bukan mutlak karena DBD.


"Ada memang pada bulan apa itu meninggal dua orang, itu bukan karena DBD-nya, tapi penyakit penyertanya. Yang meninggal satu anak-anak dan satu dewasa, semuanya dari Tangsel. Memang mereka DBD, tapi ada penyakit lain yang menyertai," ungkapnya.

Dari 17 pasien yang tercatat terkena DBD, empat pasien sudah sembuh total dan diperbolehkan pulang.

"Jadi, sekarang ini tinggal 13 orang dari 17 yang sakit DBD, 4 sudah pulang. Dan ini beberapa juga nanti bisa pulang," imbuh Benyamin, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel, Deden Deni membenarkan jika ada dua warga Tangsel yang meninggal karena DBD. Deden menyebut curah hujan tinggi jadi penyebab angka penderita DBD di Tangsel meningkat.

"Yang jelas itu ada dua (meninggal) yang tadi disampaikan Pak Wakil tadi. Satu dewasa, satu anak-anak. Yang penting penanganan ke depan, pencegahannya. Memang lagi tinggi curah hujan awal bulan Maret ini," tutup Deden.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya