Berita

Ilustrasi penanganan corona/Net

Kesehatan

Pasien Corona Kasus 01 Dan 02 Belum Sembuh Karena 'Faktor X'

SELASA, 10 MARET 2020 | 18:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso menyebutkan, dua pasien terinfeksi kasus 01 dan kasus 02 hingga kini belum juga sembuh. Hal itu diketahuo berdasarkan hasil pemeriksaan PCR (Polymerase chain reaction) dan genome sequencing.

Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang RSPI Sulianti Saroso, Dyani Kusumowardhani mengatakan, ada sejumlah faktor yang menyebabkan kedua pasien kasus virus corona pertama di Indonesia ini belum sembuh.

"Ya memang banyak faktor yang menyebabkan orang menjadi sakit atau kemudian menjadi sembuh lagi. Faktor dari dalam dia sendiri dan faktor lingkungannya," ujar Dyani Kusumowardhani dalam jumpa pers di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (10/3).


Adapaun untuk penanganan dua pasien ini, Dyani Kusumowardhani mengatakan kalau pihaknya telah merawatnya dengan baik. Sebab dari segi lingkungan perawatan yang disediakan RSPI Sulianti Saroso sudah terbilang lengkap. Di mana pasien terisolasi dan diberi asupan gizi yang baik agar meningkatkan daya tahan tubuh.

Oleh karena itu, Dyani Kusumowardhani memprediksi, tidak sembuhnya dua pasien ini lantaran adanya 'faktor x'.

"Kalau melihat dari gejala klinisnya cukup baik dan enggak berat. Jadi mungkin ada 'faktor x' lain yang membuat kuman masih ada di dalam tubuh mereka. Kita belum tahu persis, faktor x dari si penderita," jelas Dyani Kusumowardhani.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya