Berita

Mahathir Mohamad dan Muhyiddin Yassin/Net

Dunia

Mahathir Bersedia Bertemu Setelah Muhyiddin Singkirkan Orang-orang UMNO Yang Korup

SENIN, 09 MARET 2020 | 10:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mahathir Mohamad mengaku telah menerima surat dari Perdana Menteri Muhyiddin Yassin untuk bertemu guna melakukan dialog rekonsiliasi.

Merespons surat tersebut, Mahathir mengatakan ia akan mempertimbangkan untuk bertemu dengan Muhyiddin hanya jika Presiden Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) itu meninggalkan sekutunya dari UMNO yang korup.

"Saya belum pernah bertemu dengannya. Mengapa saya harus bertemu dengannya, kecuali jika dia siap untuk menyingkirkan orang-orang UMNO yang korup?" ujar Mahathir usai bertemu dengan anggota Bersatu cabang Kedawang, Minggu (8/3).


"Bahkan kemudian, saya harus mempertimbangkannya terlebih dahulu," lanjutnya seperti dimuat The Star.

Mahathir yang merupakan anggota parlemen Langkawi mengungkapkan sulit untuk memenuhi keinginan partai yang berharap ia dan Muhyiddin kembali bersatu.

“Saya tidak bisa bekerja dengan orang-orang yang telah dituntut di pengadilan karena mencuri miliaran ringgit," tegas Mahathir.

Mahathir mengatakan, ia akan siap menerima anggota UMNO untuk bergabung dengan Bersatu selama mereka keluar dari partai politik terbesar di Malaysia terebut.

Jumat (7/3), anggota dewan tertinggi Bersatu, Wan Saiful Wan Jan mengatakan Muhyiddin telah menulis surat kepada Mahathir untuk bertemu. Ia juga mengatakan mayoritas anggota Bersatu ingin pemimpin mereka kembali berdamai dan bekerja sama.

"Sekarang kita hanya menunggu Tun Mahathir memberi kita tanggal untuk bertemu. Mari kita mendesak dan memohon para pemimpin utama kita untuk berdamai dan bekerja sama satu sama lain," katanya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya