Berita

Suparji Ahmad/Net

Politik

Omnibus Law Tuai Penolakan, Suparji Ahmad: Jujur Saja Ke Rakyat Dan Segera Revisi Draf Yang Rugikan Buruh

SABTU, 07 MARET 2020 | 14:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Omnibus Law Rencana Undang-undang Cipta Kerja yang digulirkan pemerintah mendapatkan penolakan dari sebagian kalangan.  Substansi RUU Ciptaker dianggap merugikan buruh dan mempermudah investor asing.

Pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad mengatakan sebaiknya pemerintah segera melakukan revisi draf RUU Ciptaker yang substansinya dinilai merugikan rakyat.

"Ya Mundur alon-alon" melakukan revisi yang memuat substansi mensejahterakan rakyat. Jelaskan pada publik dan bawa imajinais tentang kesejahteraan," demikian kata Suparji ahmad keapda Kantor Berita Politik RMOL," Sabtu (7/3).


Pemerintah kata Suparji, harus terbuka mengakui bahwa potensi merugikan buruh dan terjadinya liberalisasi pengelolaan sumberdaya alam.

"Harus jujur akui bahwa potensi merugikan buruh dan terjadinya liberalisasi pengelolaan sumber daya alam. Ajak semua stakeholder untuk membahas. Boleh ambisius mewujudkan mimpi tapi harus membumi, supaya tidak "ambyar," demikian kata Suparji.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya