Berita

Iwan Sumule

Politik

Twitter Di-Suspend Lagi, Iwan Sumule: Mungkin Pemerintah Tidak Tahan Dikritik

JUMAT, 06 MARET 2020 | 14:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Akun Twitter milik Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule kembali ditangguhkan atau di-suspend pada Jumat (6/3) pagi.

Ini merupakan kali kedua dalam tahun ini akun milik aktivis 1998 itu disuspend. Penangguhan pertama terjadi pada Januari lalu. Akun miliknya @IwanSumule_86 ditangguhkan secara permanen.

Kemudian pada tanggal 22 Januari, dia membuat akun bari dengan nama @IwanSumule86. Pada hari ini, akun tersebut kembali di-suspend.


“Padahal saya baru menjadi pengguna Twiter sekitar 4 bulan terakhir,” terangnya kepada redaksi.

“Akun aktivis dan politisi yang disuspend 2 kali dalam 4 bulan barangkali hanya saya,” sambung Iwan Sumule.

Iwan Sumule merasa heran dengan fenomena ini. Dia menduga ada keterlibatan pemerintah dalam penangguhan akunnya. Hal ini lantaran dia memang dikenal selalu melancarkan kritik dalam setiap kicauan yang diunggah di Twitter. Paling kencang Iwan mempertanyakan kasus Jiwasraya, impor pangan, dan utang yang menggunung.

“Jadi mungkin pemerintah tidak tahan dikritik dan tak bisa menerima perbedaan,” terangnya.

Jika dugaannya itu benar, maka Iwan Sumule berkesimpulan bahwa demokrasi yang ada di Indonesia sebatas akal-akalan.

“Demokrasi abal-abal. Iya nggak sih?” tutupnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya