Berita

Hendri Satrio/RMOL

Politik

Analis Politik: Walikota Depok Sedang Menghancurkan Elektabilitasnya Sendiri

KAMIS, 05 MARET 2020 | 18:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Walikota Depok, Muhammad Idris Abdul Somad yang membeberkan identitas hingga alamat pasien positif virus corona atau Covid-2019 dinilai makin memperkeruh suasana.

Tak hanya itu, pernyataan walikota juga cenderung akan merugikan karier politik sang walikota.

"Walikota menurut saya memperkeruh suasana. Menjelang Pilkada malah membuat pernyataan fatal. Nih kelihatannya memang tidak siap untuk dicalonkan lagi gitu,” ujar Hendri saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL lewat pesan singkat, Kamis (5/2).


Akademisi dari Universitas Paramadina ini mengatakan, Idris seharusnya mampu menjaga identitas warganya. Terlebih ada yang terkena virus corona sehingga menjadi aib bagi diri pasien dan keluarganya saat mendengar hal tersebut.

“Harusnya walikota kan menjaga daerahnnya, menjaga warganya. Kalau kemudian Menkes menyebut nama daerahnya (alamat pasien), menurut saya enggak apa-apa daripada menyebut nama. Depok kan luas dan menurut saya sih masih batas wajar, kalau walikota tuh udah di luar batas kewajaran karena terlalu detail,” paparnya.

Ia pun menganggap pernyataan Idris mengenai data pasien corona yang diumumkan ke publik telah menghancurkan dirinya sendiri sebagai Walikota Depok.

“Pilkada kan 2020, kenapa yang dilakukan di Depok, (artinya) sedang menghancurkan elektabilitasnya sendirilah,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya