Berita

Warga dunia berebut membeli masker/Net

Politik

Pemerintah Harus Pakai Dana Kontijensi Untuk Beli Masker Dan Perawatan Pasien Corona

KAMIS, 05 MARET 2020 | 16:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Seiring dengan pengumumkan kasus pertama corona yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pasokan masker dan hand sanitizer di pasaran kian menipis, beberapa daerah bahkan kehabisan stok barang-barang tersebut.

Sesuai dengan perintah Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, negara harus melindungi warga negara Indonesia sehingga pemerintah bisa menggunakan dana kontijensi untuk membagikan masker secara gratis kepada rakyat.

Demikian yang disampaikan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal di Hotel Mega Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/3).


"Masker di apotik-apotik tiba-tiba hilang, sanitasi pencuci hilang di pasaran. Ini ada apa? Bahkan ada informasi, beberapa kepala daerah menimbun masker," kata Said Iqbal.

"Kami minta seluruh rakyat Indonesia, khususnya kaum buruh diberikan masker. Pakai anggaran dana kontijensi," lanjutnya.

Dijelaskan Said Iqbal, dengan dana kontijensi, pemerintah bisa mengatur pasar sehingga para penimbun rugi. Selain itu, sesuai UU No. 24/2022 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), dana kontijensi juga bisa digunakan pemerintah untuk menanggung biaya perawatan penderita dan suspect corona.

"Walau pemerintah bilang ditanggung negara, engga. Ada BPJS. Urusan kesehatan adalah urusan BPJS. Karena itu dana (kontijensi) diserahkan ke BPJS," paparnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya