Berita

Tenaga kerja asing/Net

Politik

KSPI: Para TKA Heran, Ketika Masuk Bandara Indonesia Tidak Ada Pemeriksaan

KAMIS, 05 MARET 2020 | 15:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Para tenaga kerja asing (TKA) dibuat heran dengan longgarnya pemeriksaan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia di bandara-bandara di tengah masuknya wabah virus corona (Covid-19) ke Indonesia.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan, hal tersebut telah meningkatkan perasaan terancam para buruh Indonesia yang bekerja dengan para TKI di berbagai perusahaan multinasional di dalam negeri.

"Ketika kami cek dan diskusi ngobrol dengan TKA itu, mereka juga aneh. Kok di bandara Indonesia longgar sekali, enggak ada pemeriksaan suhu misal atau berbanjar berbaris diperiksa. Itu sungguh berbahaya, jangan terlalu pede. Berbahaya buat rakyat Indonesia khususnya kaum buruh," kata Presiden KSPI, Said Iqbal di Hotel Mega Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/3).


Dengan adanya fenomena tersebut, Said Iqbal menyerukan agar Presiden Joko Widodo dan aparat terkait, khususnya Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, tidak menganggap remeh potensi bahaya tersebut.

"Kita enggak panik. Kita juga berusaha untuk enggak panik. Tapi kami minta upaya-upaya terhadap para buruh di mana perusahaan-perusahaan multinasional itu banyak orang asingnya," papar Said Iqbal.

"Ini bahaya. Ini potensi paling mudah. Karena interaksi paling mudah ada di tingkat perusahaan," sambungnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya