Berita

Andi Arief/Net

Politik

Andi Arief: Kalau ILC Tidak Merasa Hadirkan Saksi Palsu, Ya Jawab Saja

KAMIS, 05 MARET 2020 | 15:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang digelar TV One pada Selasa malam (3/3) berbuntut panjang.

Awalnya, gelaran ini menuai kekecewaan dari warga Perumahan Studio Alam Indah, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat lantaran merasa TV One memaksakan orang yang bukan dari warganya menjadi narasumber.

Adalah Anis Hidayah, suami dari seorang ketua RT di perumahan tersebut yang merasa kecewa. Kekecewaan itu lantaran narasumber yang diundang memberi pandangan keliru tentang kondisi perumahan mereka.


Pendiri Migrant Care itu bahkan mengancam akan melaporkan ILC ke Dewan Pers.

Baca: Kecewa ILC, Warga Perum Studio Alam Indah Berencana Lapor Dewan Pers

Polemik tidak selesai sampai di situ. TV One turut menyesalkan pemberitaan mengenai kekecewaan Anis Hidayah tersebut.

Salah satunya pemberitaan yang diunggah di portal Sintesanews.com berjudul “Karni Ilyas Gunakan Narasumber Palsu Dalam ILC Bahas Virus Corona”.  Pihak TV One menyatakan akan melayangkan gugatan hukum atas kasus ini.

Sementara itu, politisi Demokrat Andi Arief menilai apa yang dilakukan TV One berlebihan. Menurutnya, TV One cukup memberi jawaban jika memang merasa saksi yang dihadirkan di ILC tidak palsu.

“Kalau ILC atau Karni Ilyas nggak merasa itu saksi palsu ya jawab aja. Ngapain mau perkarakan media yang menuduh. Ada hukum alam, ada hukum karma, yang belum hukum “kampleng”,” ujarnya kepada redaksi, Kamis (5/3).

Andi Arief juga meminta kepada Karni Ilyas cs untuk jujur terhadap kredibilitas narasumber yang dihadirkan.

“Kalau tidak ya jelaskan. Jangan main ancam media online. Buruk muka cermin dibelah,” tutupnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya