Berita

Herman HN ditegur Bawaslu karena mempromosikan istrinya untuk maju dalam Pilkada mendatang/Net

Politik

Promosikan Istrinya, Walikota Bandarlampung Kena Tegor Bawaslu

KAMIS, 05 MARET 2020 | 11:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Bandarlampung meminta Herman HN tidak mempromosikan calon Walikota Bandarlampung yang merupakan istrinya, Eva Dwiana.

Hal itu dikatakan Ketua Bawaslu Bandarlampung, Candrawansah. Menurutnya, sebagai Walikota seharusnya Herman HN mengajak ASN untuk menjaga netralitas jelang Pilkada.

“Tidak boleh pemerintah daerah mempromosikan salah satu calon, apalagi ini sudah memasuki tahapan. Kecuali acara partai politik,” katanya kepada Kantor Berita RMOLLampung.


Ia meminta masyarakat untuk melaporkan ke Bawaslu jika menemukan kepala daerah dan ASN yang tidak netral selama tahapan Pilkada. Setelah itu pihaknya akan menelusuri dan menerbitkan surat rekomendasi bahwa ada pelanggaran.

Hal itu dibenarkan Komisioner Bawaslu Provinsi Lampung Divisi Pengawasan, Iskardo. Ia mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Bawaslu Kota untuk menelusuri informasi tersebut.

“Kita klarifikasi jika ada dugaan pelanggaran. Prosesnya dari Bawaslu Kota ke Bawaslu Provinsi, lalu diteruskan ke Kantor Sekretariat Negara. Sanksinya bisa sanksi moral atau pemecatan dan seterusnya,” katanya usai acara Ekspose Pengawasan Bawaslu Lampung Pilkada 2020, Rabu (4/3).

Diketahui, Herman HN menyerukan untuk memberi dukungan kepada istrinya, Eva Dwiana, dalam pemilihan Walikota Bandarlampung saat acara Jalan Sehat di Lapangan Gatam Saburai, Bandarlampung, Minggu (1/3).

“Saya nggak bisa nyalon lagi karena sudah dua periode jadi Walikota. Saya akan nyalonkan Bunda Evanya agar semua program saya akan tetap berjalan di Kota Bandarlampung,” kata Herman HN.

Dia juga meminta masyarakat jangan mau dibohongi dengan visi misi yang belum jelas. “Serba gratis semuanya di Bandarlampung, saya bukan ngomong kosong, bapak ibu sudah merasakannya,” ujarnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya