Berita

Mark Zuckerberg/Net

Dunia

Lawan Berita Hoax Soal Virus Corona, Facebook Gratiskan Iklan Untuk WHO

RABU, 04 MARET 2020 | 16:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa sosial media, Facebook Inc ikut ambil bagian dalam upaya perang melawan virus corona yang saat ini tengah mewabah di China dan puluhan negara lain di dunia.

Salah satu cara yang dilakukan Facebook adalah dengan menyediakan iklan gratis kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memberikan sosialisasi yang tepat soal virus bernama resmi Covid-19 itu.

Hal itu juga dilakukan Facebook untuk memastikan penggunanya tidak mendapatkan informasi yang salah soal virus corona tersebut, termasuk soal risikonya dan bagaimana harus bereaksi terhadap virus tersebut.


"Kami memberikan WHO sebanyak mungkin iklan gratis yang mereka butuhkan untuk tanggapan coronavirus mereka bersama dengan dukungan dalam bentuk barang," kata Kepala Eksekutif Facebook, Mark Zuckerberg, seperti dimuat Channel News Asia (Rabu, 4/3).

Dengan demikian, jelas Zuckerberg, pengguna yang mencari unggahan soal virus corona di Facebook saay ini akan melihat pop-up yang mengarahkan mereka ke WHO atau otoritas kesehatan setempat untuk informasi terbaru.

Bukan hanya itu, dia mengatakan bahwa pihaknya akan menghapus klaim palsu dan teori konspirasi yang ditandai oleh organisasi kesehatan global terkemuka untuk membantu memerangi informasi yang salah tentang virus corona.

Zuckerberg juga menekankan bahwa Facebook akan bekerja dengan para pakar kesehatan global dan memberikan dukungan bagi jutaan kredit iklan kepada organisasi lain.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya