Berita

Air New Zealand/Net

Dunia

Air New Zealand Konfirmasi Bawa Penumpang Positif Corona Dari Singapura

RABU, 04 MARET 2020 | 16:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Air New Zealand telah mengonfirmasi salah satu pesawatnya telah membawa seorang penumpang yang positif terinfeksi virus corona baru (Covid-19).

Dalam pernyataan peringatan perjalanan yang dirilis oleh Air New Zealand pada Rabu (4/3), maskapai tersebut menerangkan seorang penumpang tersebut menaiki pesawat dari Singapura ke Auckland.

Di mana pada 25 Februari, ia melakukan perjalanan dengan pesawat NZ283 dari Singapura, sebelum melakukan perjalanan dari Auckland ke Palmerston North dengan penerbangan NZ5103 pada 2 Maret. Penumpang itu pun kembali ke Auckland di hari yang sama dengan penerbangan NZ8114.


"Kami bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Selandia Baru) dan lembaga pemerintah untuk mengidentifikasi dan secara proaktif menghubungi pelanggan yang melakukan perjalanan dengan layanan Singapura dan dua penerbangan regional," kata maskapai itu seperti yang dimuat Channel News Asia.

Sementara itu menurut New Zealand Herald, penumpang itu telah berlibur di Italia utara dan kembali ke Selandia Baru melalui Singapura. Penumpang itu pun diisolasi bersama pasangannya di rumahnya setelah menunjukkan gejala.

Pada hari Selasa (3/3), Singapura sendiri telah mengumumkan akan memblokir masuk dan transit bagi pengunjung baru yang melakukan perjalanan ke Iran, Italia utara atau Korea Selatan dalam 14 hari terakhir.

"Kami telah memantau situasi virus dengan sangat cermat dan seperti yang anda semua tahu, itu menyebar dengan sangat cepat ke negara-negara di mana pun. Dan Singapura, sebagai kota kecil dan terbuka yang terhubung dengan dunia, kami menghadapi risiko lebih tinggi dari kasus impor," kata Menteri Pembangunan Nasional Singapura, Lawrence Wong kepada wartawan.

"Itu sebabnya gugus tugas telah memutuskan untuk mengambil tindakan pencegahan tambahan untuk perjalanan masuk dan keluar dari Singapura," lanjutnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya