Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi: Jangan Anggap Situasi Saat Ini Normal, Cari Terobosan Baru!

RABU, 04 MARET 2020 | 14:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan situasi yang terjadi saat ini, di tengah wabah virus corona baru (Covid-19), merupakan situasi yang tidak normal dan tidak mudah. Terlebih situasi ini diperparah dengan kondisi perang dagang yang sebelumnya terjadi.

"Perang dagang belum selesai, sekarang muncul virus corona, Covid-19 yang itu menambah sulitnya ekonomi dunia, sulitnya politik global yang menjadikan tidak menentu," ujar Jokowi dalam pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2020, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (4/3).

Di saat seperti ini, dampak juga akan dirasakan di Indonesia, baik dari penurunan aktivitas ekonomi, mulai dari perdagangan dan investasi. Kendati begitu, di tengah tekanan yang sangat berat seperti itu, Jokowi ingin semuanya tetap fokus bekerja, menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.


"Tetap fokus bekerja, menjaga optimisme, memanfaatkan peluang, dan mencari jalan keluar dari setiap titik-titik yang menjadikan kesulitan-kesulitan kita," katanya.

Kendati begitu, Jokowi memperingatkan, di tengah situasi seperti ini, tidak bisa bekerja dalam rutinitas. Semua harus mencari terobosan-terobosan yang sederhana guna kelancaran aktibitas ekonomi baik secara makro maupun mikro.

"Karena kita tahu kerusakan disrupsi ini sudah mengenai titik-titik semua. Titik supply kena, demand kena, produksi kena. Kena semua," paparnya.

"Jadi hati-hati. Jangan anggap ini hal biasa," imbau Jokowi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya