Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani, minta Pemerintah prioritaskan keselamatan masyarakat dalam menangani virus corona/Net

Politik

Soal Wabah Corona, Puan Maharani: Prioritaskan Keselamatan Warga Negara

RABU, 04 MARET 2020 | 11:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan DPR RI mengimbau pemerintah tetap mengedepankan keselamatan warga negara Indonesia saat mengeluarkan kebijakan terkait wabah virus corona. Keselamatan dan kesehatan masyarakat lebih prioritas ketimbang ekonomi dan aspek lainnya yang memang ikut terdampak.

"Keselamatan dan kesehatan warga negara adalah yang utama, dalam pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus corona harus jadi prioritas. Sebelum kita berbicara tentang dampak ekonomi dan lain-lain terkait wabah Covid-19 ini," ujar Ketua DPR RI, Puan Maharani, melalui keterangannya, Rabu (4/3).

Karena itu, lanjut Puan Maharani, untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat, pemerintah mesti melakukan penanganan wabah virus corona ini secara terpadu dan terintegrasi.


"Pemerintah RI segera lakukan penanganan wabah virus corona secara terpusat agar terkoordinasi, terpadu, dan terintegrasi. Penyelenggaraan penanggulangan wabah dapat diserahkan kepada BNPB atau kelembagaan lain yang efektif sesuai aturan perundang-undangan," kata Puan Maharani.

Mantan Menko PMK ini menilai perlu adanya Tim Penanggulangan Wabah Nasional untuk menyikapi virus corona yang sudah masuk ke tanah air. Hal itu sebagai bentuk kehadiran negara menghadapi musibah nasional.

Sehingga masyarakat yakin bahwa Indonesia selalu waspada, siaga, dan serius dalam menangani virus corona.

Politikus PDIP ini juga menyarakan Tim Penanggulangan Wabah Nasional ini bisa bekerja maksimal untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Tim ini bekerja 24 jam nonstop, 7 hari dalam sepekan," demikian Puan Maharani.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya