Berita

Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu/RMOL

Politik

Said Didu: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Mangkrak Karena Investor China Makin Sadar

SELASA, 03 MARET 2020 | 18:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah baru-baru ini memutuskan untuk menghentikan sementara proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dengan berbagai alasan.

Berdasarkan pernyataan yang disampaikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ada enam alasan yang mendasari penghentian selama dua minggu terhitung tanggal 2 Maret 2020 kemarin.

Beberapa di antaranya karena pembangunan proyek tersebut kurang memperhatikan kelancaran akses keluar masuk tol sehingga berdampak kemcetan, manajemen proyek yang kurang diperhatikan hingga berujung genangan air di Tol Jakarta-Cikampek, serta banjir karena buruknya drainase.


Namun tidak demikian menurut mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Muhammad Said Didu. Ia bahkan sudah memprediksi proyek yang mulai groundbreaking tahun 2016 ini akan mangkrak.

"Perkiraan saya proyek KA cepat Jakarta-Bandung akan mangkrak karena investor China makin sadar bahwa tidak layak sehingga minta tambahan konsesi untuk bangun KA cepat Jakarta-Surabaya lewat lintas selatan," kata Said Didu di akun Twitternya, Selasa (3/3).

Selain itu, ia juga menduga BUMN kini sudah tidak mempunyai kemampuan untuk melanjutkan proyek senilai Rp 66,75 triliun itu.

"Ketiga, banyak masalah teknis dan hukum yang selama ini diabaikan," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya