Berita

Wakil Ketua Umum MUI, Muhyiddin Junaidi/RMOL

Nusantara

MUI Serukan Masyarakat Kurangi Kegiatan Yang Melibatkan Massa

SELASA, 03 MARET 2020 | 17:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan agar masyarakat menghindari keramaian dan mengurangi kegiatan yang melibatkan orang dalam jumlah yang banyak. Itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) yang sudah menyerang Indonesia.

"Menghindari keramaian-keramaian yang kita tidak tahu di antara keramaian-keramaian itu ada orang yang sudh terpapar virus Covid 19," kata Wakil Ketua Umum MUI, Muhyiddin Junaidi, kepada wartawan di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa (3/3).

Seruan itu dilakukan, kata Muhyiddin, mengingat virus corona sangat cepat menyebar dan tidak bisa dideteksi dengan mata telanjang. Kecuali, jika memang kegiatan tersebut sifatnya terbatas dan dijamin tidak ada kemungkinan penyebaran virus,


Bahkan, sebaiknya suatu kegiatan terlebih dulu mendapatkan izin dari Dinas Kesehatan.

"Negara-nagara lain (juga) melarang adanya pertemuan yang dihadiri oleh massa besar, seperti pertandingan sepak bola, konser-konser. Itu di Italia, di Inggris, di Iran," papar Muhyiddin.

Bahkan di Iran, shalat Jumat ditiadakan demi meminimalisir terjadi penyebaran virus corona.

Kendati begitu, Muhyiddin menyatakan, kita tidak boleh takut dan panik berlebihan. Alih-alih, lebih baik masyarakat meningkatkan daya tahan tubuh dan imunitas.

"Jangan kita seakan-akan kehilangan pegangan, besok seakan-akan jadi kiamat, frustasi," imbaunya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya