Berita

Wakil Ketua Umum MUI, Muhyiddin Junaidi/RMOL

Politik

MUI Minta Pemerintah Panggil Dubes India Untuk Klarifikasi Konflik Umat Islam Dan Hindu

SELASA, 03 MARET 2020 | 16:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan agar pemerintah memanggil Dutabesar India untuk Indonesia, Sri Pradeep Kumar Rawat guna mendapatkan klarifikasi mengenai konflik yang terjadi antara umat muslim dan hindu di sana.

Hal itu dikatakan oleh Wakil Ketua Umum MUI, Muhyiddin Junaidi, yang ditemui usai konferensi pers di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa (3/3).

"Kepada Pemerintah Indonesia jangan diam, suarakan aspirasi," kata Muhyiddin kepada wartawan.


"Kita negara sahabat, politik kita bebas aktif, jadi kita panggil Dubes India yang ada di Indonesia dan kita minta klarifikasi," lanjutnya.

Menurut Muhyiddin, langkah tersebut adalah sebuah prosedur diplomasi yang bagus.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan pihak Kedutaan Besar India juga sudah meminta bertemu dengan MUI dan Muhammadiyah.

"Dutabesar India sudah minta waktu kita untuk silaturahim. Ke Muhammadiyah juga mereka sudah minta," ungkapnya.

Kendati begitu, Muhyiddin tidak memberikan informasi mengenai kapan pertemuan tersebut akan diselenggarakan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya