Berita

Twitter/Net

Dunia

Waspada Virus Corona, Twitter Desak Karyawannya Bekerja Dari Rumah

SELASA, 03 MARET 2020 | 15:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penyebaran virus corona atau Covid-19 membuat waswas banyak pihak, tidak terkecuali raksasa sosial media Twitter.

Demi menghindari penularan, Twitter meminta seluruh stafnya di seluruh dunia untuk bekerja dari rumah mulai awal pekan ini (Senin, 2/3).

"Kami sangat mendorong semua karyawan secara global untuk bekerja dari rumah jika mereka mampu," kata kepala sumber daya manusia Twitter Jennifer Christie dalam keterangannya, seperti dimuat Channel News Asia (Selasa, 3/3).


"Tujuan kami adalah untuk menurunkan kemungkinan penyebaran virus corona Covid-19 bagi kami, dan dunia di sekitar kami," sambungnya.

Dia menekankan, untuk karyawan Twitter yang bekerja di kantor perusahaan Korea Selatan, Hong Kong dan Jepang bukan hanya diimbau, tapi diwajibkan untuk bekerja dari rumah.

Pasalnya, di negara dan wilayah tersbut, jumlah infeksi virus corona mengalami peningkatan drastis. Di Korea Selatan, hingga awal pekan ini tercatat ada hampir 5.000 kasus infeksi virus corona. Virus tersebut juga telah merenggut 28 nyawa di negeri ginseng.

Sementara di Jepang, virus juga telah menginveksi ratusan orang. Hal itu menyebabkan pemerintah Jepang bertindak cepat dengan cara mendesak penutupan sekolah-sekolah nasional serta mendesak pengusaha untuk memberikan izin kepada staf mereka untuk bekerja dari jarak jauh.

Sedangkan di Hong Kong, tercatat ada setidanya 100 kasus infeksi virus corona.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya