Berita

Negara harus memberi perlindungan terhadap jemaah umrah Indonesia/Net

Politik

Jemaah Umrah Gagal Berangkat, PKB Desak Pemerintah Keluarkan Asuransi Khusus

SELASA, 03 MARET 2020 | 09:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah harus memiliki standar penanganan yang jelas dan konkret soal tertundanya keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia, terkait penundaan kunjungan yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi setelah merebaknya wabah virus corona.

Demikian yang dikatakan Dewan Syuro DPP PKB, KH. Maman Imanulhaq, melalui keterangannya, Selasa (3/3).

Maman Imanulhaq meminta Pemerintah Indonesia memberikan jaminan kepastian terhadap jemaah umrah yang gagal berangkat. Menurutnya, negara harus bisa memberi perlindungan terhadap jemaah umrah yang tidak jadi berangkat.


"Sebagai warga negara juga sebagai konsumen, jemaah umrah wajib dilindungi dari ketidakpastian. Karena itu negara harus betul-betul hadir dengan kebijakan konkret menyikapi persoalan ini,” ucap Maman Imanulhaq.

Menurutnya, salah satu hal yang bisa dilakukan pemerintah adalah mengeluarkan kebijakan asuransi khusus bagi jemaah umrah. Sebab tidak menutup kemungkinan, kejadian serupa akan terulang kembali.

"Jadi pemerintah jangan cuma mendesain asuransi untuk kecelakaaan saja. Tapi juga asuransi perlindungan dan proteksi jemaah umrah," tegas Maman.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan larangan kunjungan umrah untuk sementara waktu dalam mengantisipasi penularan virus corona.

Akibatnya banyak calon jemaah umrah yang gagal berangkat. Bahkan sejumlah jemaah umrah yang sudah berangkat pun terpaksa kembali ke tanah air tanpa sempat melakukan ibadah umrah.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya