Berita

Khofifah Indar Parawansa/Net

Nusantara

Gubernur Khofifah Gerak Cepat Tangani Jalan Ambles Di Jember

SELASA, 03 MARET 2020 | 08:36 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gerak cepat dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menanggapi bencana yang terjadi di Kabupaten Jember. Bencana yang dimaksud adalah longsor yang terjadi di Jala Sultan Agung.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung dalam meninjau lokasi pada Selasa tengah malam (3/3). Khofifah meninjau lokasi bersama dengan Bupati Jember Faida dan forkopimda Jember beserta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII, Ahmad Subki.

Rapat penanganan ruko ambruk dan jalan ambles langsung digelar setiba di lokasi. Pembahasan mengarah pada simpulan untuk melakukan pembongkaran bangunan ruko yang berada di bantaran Kali Jompo.


“Berbagai rekomendasi tim PUPR menunjukkan bahwa kita harus melakukan pembongkaran pada bangunan  ruko di bantaran sungai yang tersisa, sekaligus mengganti jembatan Kali Jompo," kata Khofifah usai peninjauan lokasi bencana.

Sepuluh dari 31 ruko telah ambruk ke badan sungai. Sedangkan 21 sisanya segera dilakukan pembongkaran dengan sistem merobohkan ke arah Jalan Sultan Agung.

Opsi diambil agar bangunan ruko yang dirobohkan tidak membahayakan pemukiman yang ada di bawah sungai yang lebih rendah.

Untuk itu, Khofifah meminta warga juga memaklumi jika Jalan Sultan Agung ditutup untuk perobohan dan evakuasi bangunan antara dua minggu sampai dua puluh hari.

"Pesan saya, alat berat yang digunakan untuk perobohan bangunan ruko tersisa maupun nanti untuk pengangkutan material, jangan sampai melebihi kapasitas kekuatan jalan. Karena di bawah jalan ini ada pipa PDAM yang mengaliri sekitar 3.000 pelanggan, jangan sampai ada pipa pecah,” urai mantan Menteri Sosial itu.

Selain tanggap longsor, Khofifah juga memberi bantuan untuk korban bencana banjir yang terjadi di Desa Sumber Agung Kecamatan Sumberbaru dan merendam empat dusun pada Minggu (1/3).

Banjiir akibat luapan air sungai itu mengakibatkan empat dusun terendam dengan ketinggian air rata-rata mencapai 60 sentimeter.

Empat dusun yang terendam banjir itu adalah Dusun Tambakrejo dengan 360 KK dan 1.312 jiwa terdampak, Dusun Banjarejo dengan 150 KK, 503 jiwa terdampak, Dusun Banjarejo Tengah dengan 127 KK, 350 jiwa terdampak, dan Dusun Banjarejo Timur dengan 107 KK, 390 jiwa terdampak.

"Kita akan memberi bantuan berupa logistik serta bronjong untuk memperkuat bantaran sungai. Serta kami juga mengirimkan sejumlah paket bantuan berupa jirigen, tenda gulung, family kids, kebersihan masyarakat, selimut, tikar, matras, siap saji, makanan penambah gizi, masker bagi warga masyarakat terdampak," kata Khofifah.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya