Berita

Andi Arief/Net

Politik

Kalau Negara Amatiran Urus Corona, Rakyat Harus Lebih Aktif Jaga Diri

SELASA, 03 MARET 2020 | 08:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia baru saja mengonfirmasi adanya dua warga yang terjangkit virus corona baru atau Covid-19. Pengumuman ini sekaligus menjadi langkah awal pemerintah membuktikan pada dunia mengenai penanganan terhadap pasien corona.

Sejumlah rumah sakit telah ditunjuk sebagai rujukan bagi warga yang mengalami gejala corona.

Namun demikian, pemerintah seperti tidak serius dalam menangani kasus ini. Di mana pasca pengumuman Indonesia tidak langsung menutup perbatasan sebagaimana negara lain.


Sebaliknya, pemerintah justru memberi gelontoran dana untuk menarik para wisatawan datang.

Bahkan jika ditarik ke belakang, kehadiran warga Jepang yang menulari ibu dan anak dari Depok tidak terdeteksi di pintu masuk bandara.

Politisi Partai Demokrat, Andi Arief pun mengimbau masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga diri sendiri dan keluarga. Masyarakat tidak boleh bergantung pada pemerintah yang juga belum menerbitkan protokol krisis.

“Kalau negara mengurus dengan amatiran merebaknya virus corona, maka rakyat harus lebih aktif menjaga dirinya dan keluarga hingga lingkungannya masing-masing,” terangnya kepada redaksi, Selasa (3/3).

Dia berharap pemerintah lebih serius dalam menangani virus corona. Sebab, kepanikan masyarakat bukan tidak mungkin akan terjadi karena virus yang berasal dari Wuhan, China ini.

“Sebab ini soal hidup dan potensi kematian yang cara penanganannya tidak bisa ditunda,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya