Berita

Tentara Taliban/Net

Dunia

Tarik 13.000 Tentaranya, AS Akan Bebaskan 5.000 Tahanan Taliban Pada Pekan Depan

SENIN, 02 MARET 2020 | 12:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mulai menjalankan kesepakatan damai yang telah ditandatangani bersama dengan Taliban pada Sabtu (29/2).

Sesuai dengan kesepakatan, AS akan membebaskan tahanan Taliban yang berjumlah hingga 5.000 orang dan akan mulai menghapus sanksi ekonomi terhadap para pemimpin organisasi tersebut.

Lebih lanjut, dalam dokumen empat halaman tersebut juga disebutkan, AS akan memindahkan 13.000 tentaranya dari Afganistan dalam 14 bulan ke depan.


"Amerika Serikat berkomitmen untuk segera mulai bekerja dengan semua pihak yang relevan pada rencana untuk segera membebaskan tahanan dan tahanan politik sebagai langkah membangun kepercayaan dengan koordinasi dan persetujuan dari semua pihak yang relevan," bunyi kesepakatan damai tersebut.

Berdasarkan kesepakatan, sebanyak hingga 5.000 tahanan Taliban dan hingga 1.000 tahanan dari pihak lain akan dibebaskan pada Selasa (10/3).

Dimuat Washington Times, sebagai imbalan atas pembebasan tahanan, pencabutan sanksi, dan pemindahan pasukan AS, Taliban telah sepakat untuk secara permanen memutuskan semua hubungan dengan kelompok-kelompok teroris, seperti Al Qaeda dan tidak pernah membiarkan Afganistan digunakan sebagai markas organisasi ekstrimis.

Lebih lanjut, Taliban juga setuju untuk melakukan pembicaraan resmi dengan pemerintahan Afganistan. Pembicaraan sendiri akan dimulai di Norwegia pada 10 Maret.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya