Berita

Evakuasi Pasien Virus Corona/Net

Politik

Komisi 1 Tegaskan Kekuatan Militer Dibutuhkan Untuk Penanganan Virus Corona

SENIN, 02 MARET 2020 | 09:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kekuatan milter untuk menangani berbagai bencana telah dilakukan oleh banyak negara maju.

Pun terhadap kasus virus corona ini, TNI diminta turun tangan untuk penanganan virus Covid-19.

Komisi I Bobby Adhitio Rizaldi mengatakan, TNI merupakan salah satu elemen negara yang sangat sigap dalam melakukan isolasi. Kekuatan TNI sudah disiapkan untuk penanganan isolasi sejak masa pelatihan, sehingga TNI bisa mulai terlibat dari evakuasi sampai pencegahan.


Ia pun mencontohkan bagaimana Singapura menggunakan kekuatan militernya.

"Kalau pada situasi tertentu, kalau di Singapura itu sudah kode oranye. Kode oranye itu satu step di bawah kode merah, di mana kode merah itu adalah pandemic out of control. Sehingga reguler life itu disturb, penegakan hukum itu untuk maintain public order itu harus militer," terang Bobby dalam acara Crosscheck, Minggu (1/3).
 
"Singapura, di seluruh lapangan udaranya untuk mendeteksi saja, suhu tubuh, itu sudah army, Tentara Angkatan Darat. Jadi misalkan Anda terdeteksi suhu tubuhnya panas untuk karantina itu memang otoritas bandara dan penegakan hukum di bandara," ujar Bobby.
 
Bobby menegaskan, di beberapa negara lain bahkan sudah memanfaatkan pangkalan militer untuk penanganan virus corona. Sehingga, semestinya Indonesia mulai mempelajari penanganan itu dari negara lain.

Bantuan kekuatan militer dikerahkan jika sipil dianggap sudah tidak mampu.
 
"Di Jerman juga military base. Di Jepang, itu di kapal laut yang operatornya adalah militer. Jadi ini adalah base practice yang dalam waktu satu bulan kita amati jika sipil sudah tidak mampu," ujar Bobby.

Dia meminta Indonesia mulai mencontoh hal tersebut. Dia menilai, kemampuan TNI perlu dimaksimalkan untuk penanganan virus tersebut.
 
"Kita memastikan infrastruktur lembaga instrumen negara militer ini siap menghadapi jika keadaan memaksa," terangnya.

Bobby juga memandang perlu dibentuk Panja Ketahanan Virus Corona. Panja ini bakal mengevaluasi dan memonitor penanganan virus corona di Indonesia. Menurut Bobby, Panja akan memastikan beberapa pelayanan transportasi di Indonesia siap mencegah penyebaran corona di muka publik.

Bobby menilai langkah itu perlu dilakukan agar virus ini tidak mewabah di Indonesia. Dia tidak ingin ke depannya, pelayanan publik lumpuh jika virus tersebut terlanjur bersarang di Indonesia.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya