Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Anies Baswedan Beri Bukti Negara Hadir Menangkal Corona

SENIN, 02 MARET 2020 | 08:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Virus corona baru atau Covid-19 memang tengah mewabah di penjuru dunia. Indonesia menjadi salah satu negara yang mengklaim zero corona, sekalipun ada yang meragukan klaim tersebut.

Terlepas dari klaim tersebut, politisi Partai Demokrat Andi Arief mengingatkan agar pemerintah tidak lantas diam. Dia ingin pemerintah memiliki protokol khusus dalam menangani krisis, termasuk corona.

“Negara hadir itu apabila memiliki protokol krisis,” ujarnya di akun Twitter pribadi, Senin (2/3).


Adapun kehadiran negara, sambungnya, justru tampak dari kegiatan yang diperlihatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sepekan terakhir.

Anies memang menyiapkan banyak hal dalam menangkal corona. Khusus di DKI, Anies dan jajaran melakukan pemantauan terhadap 115 orang dan pengawasan pada 32 pasien.

Pemantauan dilakukan terhadap mereka yang menunjukkan gejala-gejala umum, seperti pilek, suhu tubuh tinggi dan pernah ke tempat yang punya riwayat infeksi.

Sementara pengawasan ditujukan pada mereka yang menunjukkan gejala-gejala menderita Covid-19, seperti demam, flu, sesak napas, dan punya riwayat perjalanan ke tempat yang sudah terinfeksi.

Tidak hanya itu, Anies juga telah menerbitkan instruksi gubernur terkait penanganan corona. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga telah membentuk Tim Tanggap Virus Corona yang berkoordinasi dengan pemerintah pusa untuk antisipasi wabah corona.

Semua itu dilakukan lantaran Jakarta adalah pintu gerbang Indonesia, kedatangan orang, interaksi dunia internasional yang terbesar di Indonesia.

“Jadi menurut saya apa yang sudah dilakukan Gubernur Anies dalam seminggu ini soal merespon virus corona, itulah protokol krisis yang menandakan negara hadir,” tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya