Berita

Pemeriksaan di Arab Saudi demi cegah masuknya virus corona/Reuters

Dunia

Ogah Kecolongan, Arab Saudi Siapkan 25 Rumah Sakit Khusus Untuk Tangani Infeksi Virus Corona

MINGGU, 01 MARET 2020 | 22:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi mengambil langkah cepat antisipasi masuknya virus corona atau Covid-19 ke negara itu.

Pada Minggu (1/3), Juru Bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Mohammed Abdelali mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 25 rumah sakit untuk menangani setiap kasus virus corona yang mungkin terdeteksi di tanah kerajaan.

Dikabarkan Reuters, 25 rumah sakit tersebut menyediakan total 2.200 tempat tidur yang dikhususkan untuk karantina kasus virus corona bila sewaktu-waktu ditemukan. Hal itu dilakukan agar Arab Saudi tidak "kecolongan" dalam menghadapi virus yang tengah mewabah di dunia saat ini.


Meski begitu, Abdelali memastikan bahwa sejauh ini belum ada infeksi virus corona yang muncul di negara tersebut. Meski langkah pencegahan lainnya, seperti menghentikan sementara masuknya jamaah umrah telah dilakukan, namun kegiatan lain, termasuk aktivitas perdagangan di Arab Saudi tidak terpengaruh dan berjalan seperti biasa.

Langkah antisipasi yang diambil Arab Saudi ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, virus corona yang semula muncul dan menyebar di China, kini telah dengan cepat merambah ke kawasan Eropa, Amerika Latin dan juga kawasan Timur Tengah.

Secara global, hingga akhir Februari lalu, jumlah korban tewas akibat virus yang menyerang saluran pernapasan itu mencaai hingga hampir 3.000 jiwa dan menginfeksi puluhan ribu orang lainnya di lebih dari 50 negara di dunia.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya