Berita

Kereta cepat/Net

Politik

Kereta Cepat Bikin Banjir, Analis Politik: Makin Membuktikan Proyek Jokowi Asal Serobot

MINGGU, 01 MARET 2020 | 21:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kementerian PUPR telah menghentikan sementara proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung karena adanya persoalan banjir dan macet.

Analis Politik Universitas Islam Indonesia (UII), Geradi Yudhistira menilai, hal ini membuktikan proyek yang dibanggakan Presiden Joko Widodo dijalankan secara serampangan.

"Makin terlihat proyek yang tidak jelas visi dan cenderung asal serobot jika ada proyek yang datang. Aneh jika kita yang jalankan tiba-tiba tunda sendiri karena alasan-alasan standar keselamatan," ucap Geradi Yudhistira kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (1/3).


Dengan kejadian seperti ini, kata Geradi, kemungkinan besar ratusan proyek di luar Jakarta abai terhadap standar lingkungan dan keselamatan.

"Jika di Jakarta ada ini, maka mungkin akan ada ratusan proyek besar di luar Jakarta yang abai dengan standar lingkungan dan keselamatan. Apalagi ditambah ada beberapa konflik dengan warga sekitar proyek," jelas Geradi.

Oleh karenanya, Geradi menilai proyek yang dibanggakan Presiden Jokowi tersebut hanya ingin terlihat seolah-olah angka investasi di Indonesia besar.

"Jadi ini proyek tidak banyak dipikirkan, hanya supaya angka investasi kita seolah-olah besar," pungkas Geradi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya