Berita

Pakar Virus dari Lembaga Eijkman, Herawati Sudoyo (tengah)/RMOL

Politik

Pakar Virus: Pemerintah Harus Buat Lembaga Deteksi Virus Corona

MINGGU, 01 MARET 2020 | 18:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Langkah pencegahan untuk menangkal virus corona (Covid-19) oleh pemerintah Indonesia dianggap belum melibatkan semua pihak, misalnya universitas dan rumah sakit.

Hal itu disampaikan Pakar Virus dari Lembaga Eijkman, Herawati Sudoyo dalam acara diskusi Crosscheck di Upnormal Ciffee Roasters Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (1/3).

"Saya kira itu yang belum bisa digunakan dengan baik di Indonesia ini," kata Herawati Sudoyo.


Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini menjelaskan, hal itu berbeda dengan pemerintah China yang melibatkan keduanya.

"Kalau kita lihat di China, itu laporan pertama bukan keluar dari Kemenkes China atau MOH, tapi keluar dari rumah sakit dan university," ucap Herawati Sudoyo.

"Di situ kita melihat tujuan dia cuma satu, mencari informasi sebanyak-banyaknya yang bisa digunakan untuk menanggulangi, penanganan secara efektif terhadap negaranya, bangsanya masing-masing," sambungnya.

Oleh karena itu, ia berharap agar pemerintah bisa memanfaatkan para akademisi di seluruh universitas di Indonesia. Tujuannya ialah untuk mencegah virus corona.

"Memang bukan tugasnya kita mengawasi, tapi mereka itu dapat dengan cepat diubah menjadi suatu lembaga deteksi. Jadi saya kira kita harus open minded," tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya