Berita

Presiden Joko Widodo dan PM Australia Scott Morrison/Net

Politik

Jokowi Cs Harus Jawab Keraguan PM Australia Pada Klaim Indonesia

MINGGU, 01 MARET 2020 | 12:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keraguan pada klaim pemerintah Indonesia tentang zero corona secara terang-terangan disampaikan Perdana Menteri Australia, Scott Morisson. Tanpa tedeng aling-aling, Morrison yakin ada yang terjangkit virus corona di Indonesia, hanya saja belum terdeteksi.

Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon bereaksi atas keraguan pemimpin negara tetangga tersebut. Menurutnya tudingan PM Morrison merupakan hal serius yang harus segera ditanggapi pemerintah.

“Pemerintah harus menjawab tuduhan keras PM Morrison ini,” ujarnya di akun Twitter pribadi, Minggu (1/3).


Jawaban itu, kata Jansen, harus turut mengurai mengenai kesiapan Indonesia dalam menangani corona atau Covid-19.

Presiden Joko Widodo dan segenap jajaran harus menjelaskan baik dari segi tenaga medis, fasilitas kesehatan serta kemampuan ahli-ahli yang dimiliki dalam mendeteksi corona.

“Yang (semua itu) diragukan Morrison,” tutupnya.

Scott Morrison dengan terang menyebut bahwa Indonesia adalah negara yang besar dan terdiri dari banyak pulau, sehingga sulit memberi jaminan absolut mengenai corona.

Selain itu, tegas Morrison mengatakan Indonesia memiliki kapasitas yang berbeda dengan Australia, baik dalam hal sistem kesehatan maupun jaminan kesehatan pada rakyat.

“Jadi saya pikir lebih mungkin jika ada pasien virus corona di sana dan mereka belum terdeteksi,” tudingnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya