Berita

Dian Permata/Net

Politik

Daripada Baper, Lebih Baik Pemerintah Gercep Tangkal Ramalan Syahganda

MINGGU, 01 MARET 2020 | 07:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Prediksi Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan bahwa Presiden Joko Widodo segera lengser bukan hal mustahil. Hal tersebut bisa terwujud jika Jokowi dan jajaran tidak segera mengupayakan cara untuk menaikkan laju pertumbuhan ekonomi.

Peneliti senior dari Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Indonesia saat ini berada di angka 4,78 persen. Artinya, jika Presiden Jokowi tak mampu meningkatkan dalam waktu sembilan bulan ini, maka ramalan Syahganda bahwa Presiden Jokowi akan jatuh dimungkinkan terjadi.

Baca: Syahganda Nainggolan: Bukan Kecewa, Saya Lagi Menghitung Kapan Jokowi Jatuh


Jika hal tersebut terjadi, maka akan banyak resiko yang semakin memperburuk keadaan lantaran harus mengeluarkan uang secara besar untuk berlangsungnya pemilu.

“Harus dicatat, jika lengser di tengah jalan maka banyak resiko yang harus dibayar seperti pemilu dan lain-lain," ucap Dian Permata kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (1/3).

Dengan demikian, pemerintahan Presiden Jokowi diharapkan untuk segera melakukan percepatan ekonomi dibanding baper terhadap ramalan Syahganda Nainggolan.

"Sekarang, tinggal pemerintah bagaimana memaknai ramalan itu? Percaya atau tidak. Saran saya, pemerintah kudu gercep (gerak cepat) soal percepatan ekonomi ketimbang baper terhadap ramalan tersebut," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya