Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Wisata Halal

MINGGU, 01 MARET 2020 | 07:35 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

ADA saja pihak yang gusar ketika Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio memaklumatkan program kampanye Wisata Halal di Pulau Bali. Menparekraf dianggap berniat mengislamkan Pulau Dewata yang mayoritas penduduknya umat Hindu.

Jika Wisata Halal berniat intoleran maka saya pribadi yang kelahiran Denpasar dan penggemar sate babi Bali akan ikut protes Menparekraf.

Promos
i


Namun setelah dicermati lebih seksama, sebenarnya tujuan kampanye Wisata Halal  sama sekali bukan promosi agama Islam! Wisata Halal juga tidak berniat mewajibkan seluruh rumah makan di Bali hanya boleh menyediakan makanan halal.

Kampanye Wisata Halal sekadar mempromosikan rumah-makan dan hotel yang menyediakan makanan halal bagi umat Islam, tanpa memaksa mereka yang bukan muslim untuk menjadi mualaf sebelum menikmati hidangan halal yang disajikan.

Maroko sebagai negara pertama yang melakukan  kampanye Wisata Halal jelas bukan ingin mengislamkan mayoritas warganya yang sudah  Islam.  Promosi Wisata Halal di Maroko bertujuan mengundang para wisatawan muslim dari luar negeri untuk berbondong-bondong datang ke Maroko demi menikmati hidangan halal khas Marokko.
 
Sertifikasi

Departemen Pariwisata Republik Rakyat China yang komunis juga gencar promosi Wisata Halal di daratan China.

Sementara Taiwan Tourism Information Center memasang iklan satu halaman berwarna di sebuah majalah Indonesia dengan slogan “Welcome To Muslim-Friendly Taiwan!”, dengan sesumbar “From halal-certified hotels to hundreds of delicious halal restaurants, Taiwan is ready to welcome Muslim travellers” berhias empat gadis cantik berjilbab sedang asyik selfie berlatar belakang pohon-pohon Cherry sedang bersemi.

Di Italia yang mayoritas penduduknya umat Katolik kerap tampak restoran memajang papan promosi makanan kosher untuk masyarakat Yahudi dan makanan halal untuk umat Islam.

Identitas


Pada prinsipnya tujuan sertifikasi halal analog restoran memajang papan promosi vegetarian food  sekadar menginformasikan kepada para vegetarianis bahwa resto bersangkutan menyediakan makanan vegetarian.

Chinese restaurant  jelas bukan bertujuan menchinakan masyarakat setempat, namun sekadar sebagai identitas bahwa restoran tersebut menyediakan hidangan China tanpa memaksa konsumen untuk menjadi Chinese.

Sama halnya dengan Indian, Japanese, Vietnamese, French, German, Scandinavian, Italian Restaurant et cetera sama sekali tidak memiliki niatan bersifat SARA, namun hanya mempromosikan jenis hidangan yang mereka sajikan. (Menarik, jarang ada rumah makan menyebut dirinya sebagai English Restaurant.   Mungkin karena tidak ada yang istimewa pada masakan Inggris?).

InshaAllah, segenap pemaparan sejatinya tujuan Wisata Halal dapat bermanfaat bagi para Islamofobiwan agar tidak gusar terhadap kampanye Wisata Halal.

Penulis adalah penganut falsafah hidup untuk makan bukan sebaliknya

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya