Berita

Ilustrasi/Twitter: @CindyOtis_

Dunia

Berita Paus Fransiskus Terkena Corona Hoax! Ini Penjelasan Eks Agen CIA

MINGGU, 01 MARET 2020 | 07:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Paus Fransiskus dikabarkan terjangkit wabah virus corona (Covid-19).

Sebuah situs MCM News lah yang pertama kali mengabarkan berita tersebut. Dalam situs tersebut dikatakan Vatikan telah mengonfirmasi kondisi kesejatan Paus yang terjangkit corona.

Berita dengan judul "Vatican confirms Pope Francis and aides test positive for Coronavirus" tersebut muncul kali pertama pada Minggu dini hari (1/3).


Situs tersebut menjelaskan, Paus yang berusia 83 tahun terjangkit corona sehingga membatalkan malam misa di Roma. Bukan hanya Paus, dua pembantunya juga dikabarkan terjangkit hal yang sama.

Kendati begitu, ketika redaksi menelusuri kebenaran berita ini, sebuah akun Twitter, @CindyOtis_ menyatakan berita tersebut adalah berita palsu alias hoax.

Akun Twitter dengan 28 ribu pengikut ini digadang-gadang adalah milik mantan agen Central Intelligence Agency (CIA). Sekarang Cindy memberitakan informasi kebenaran sebuah isu.
Dalam cuitannya, Cindy menjelaskan alasan situs MCM News mengabarkan berita hoax.

Menurutnya, domain situs tersebut diregistrasi pada 2016 oleh seorang domain squatter atau pembuat domain liar di China. Namun, pada 26 Februari, registrasi tersebut berubah.

Pertama, artikel tersebut ditulis dengan buruk, seolah-olah ditulis dengan Google Translate.

"Jika anda mengklik tautan di bagian atas situs laman ke akun media sosial yang seharusnya terlampir di situs, itu adalah tautan mati. Mereka hanya menyegarkan beranda," lanjutnya.

Selanjutnya, tidak ada halaman "Tentang Kami" atau yang sejenisnya yang menjelaskan siapa yang menjalankan situs. Terlebih, tidak ada nama penulis dalam artikel tersebut,

Lalu, hanya ada kurang lebih 30 artikel yang diunggah ke situs tersebut.

Kemudian tidak ada media resmi yang melaporkan klaim atas kebenaran berita tersebut. Hanya akun Twitter acak yang mulai menautakannya.

"Saya perhatikan bahwa artikel tersebut dtandai di beranda sebagai 'Showbiz'," cuitnya.

Di akhir, Cindy menjelaskan, krisis yang terjadi akibat corona adalah target pelaku disinfo untuk mencari keuntungan.

Sementara itu, sekitar 30 menit setelah Cindy mengunggah cuitannya, MCM News menghapus artikel tersebut.


Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya