Berita

Jansen Sitindaon (kiri)/Net

Politik

Ketua Demokrat: Negara Lain Fokus Tutup Perbatasan, Kok Kita Malah Sibuk Ngundang Orang?

MINGGU, 01 MARET 2020 | 07:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Virus corona baru atau Covid-19 seperti malapetaka bagi dunia. Perekonomian hingga pariwisata lesu akibat dari sebaran virus yang berasal dari Wuhan, China itu.

Sejumlah negara pun ramai-ramai menutup akses keluar masuk wilayahnya. Teranyar, Arab Saudi mengeluarkan kebijakan yang turut berimbas pada jamaah umrah dari Indonesia.

Namun demikian, kata Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon, hal sebaliknya terjadi di Indonesia. Di mana pemerintah justru sibuk mempromosikan pariwisata di tengah virus corona yang mewabah.


“Apa sebenarnya yang ada di pikiran pemerintah terkait corona ini ya. Negara lain fokus soal kesehatan sampai nutup border segala kita malah bicara wisata,” terangnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (1/3)

Padahal, sambung Jansen, pemerintah dalam mengurus masker yang harganya melonjak dan langka saja keteteran.

Untuk itu, dia menekankan agar jangan sampai karena investasi, rakyat Indonesia dikorbankan. Prioritas kebijakan pemerintah harusnya menutup peluang sekecil mungkin corona masuk. Jika solusinya hanya menjaga pola hidup sehat, maka hal itu kurang tepat.

“Arab Saudi saja menghentikan umrah yang jelas-jelas membuat pemasukan hilang, ini malah kita undang orang,” tutupnya.

Di tengah virus corona yang tengah mewabah, pemerintah memang tengah menyiapkan sederet insentif untuk menyembuhkan sektor pariwisata yang sudah babak belur dihantam virus tersebut.

Dana yang disiapkan sebanyak Rp 10,3 triliun, di mana untuk sektor pariwisata dianggarkan sebesar Rp 298,5 miliar. Secara rinci, dana pariwisata tersebut merupakan insentif untuk maskapai dan travel agent sebesar Rp 98,5 miliar, anggaran promosi wisata Rp 103 miliar, kegiatan pariwisata Rp 25 miliar, dan influencer Rp 72 miliar.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya