Berita

Universitas Gadjah Mada/Net

Nusantara

Waspada Virus Corona, UGM Terbitkan Himbauan Bagi Civitas Akademik

SABTU, 29 FEBRUARI 2020 | 15:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN



Penyebaran virus Corona atau Covid-19 semakin hari semakin mengkhawatirkan. Tercatat hingga hari ini sudah puluhan negara  terjangkit virus yang berasal yang berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, kembali menaikkan status risiko dari virus corona ke level tertinggi. Hal itu dilakukan setelah epidemi itu menyebar ke sub-Sahara Afrika dan membuat pasar keuangan merosot.


Menanggapi hal ini, Universitas Gadjah Mada (UGM) menerbitkan surat edaran tertanggal 28 Februari tentang kewaspadaan dini terkait Covid-19.

Surat yang ditandatangani Rektor UGM, Panut Mulyono, mengimbau kepada seluruh civitas UGM untuk memperhatikan beberapa hal dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Pertama, menangguhkan perjalanan keluar negeri untuk keperluan yang dapat di tunda terutama di negara-negara terdampak covid-19," tulis himbauan tersebut.

Bagi Civitas UGM yang baru saja melakukan perjalanan ke luar luar negeri tterutama China, Korea, Singapura, Australia, Malaysia, Vietnam, Thailand, India, Amerika Serikat, Kanada, Italia, Jerman, Perancis, Inggris, Iran, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, dan Belanda diharapkan membatasi interaksi selama masa inkubasi pada 14 hari sejak kepulangannya ke Indonesia.

"Jika dalam 14 hari tersebut mengalami demam, batuk, pilek, sesak nafas,dan lainnya segara periksa ke  RSUD poli paru dr. Sardjito dan mengirimkan hasil chek up via email ke kelembagaan@ugm.ac.id," jelas edaran tersebut.

Tak hanya itu, pihak kampus meminta kepada seluruh civitas UGM untuk
melakukan perilaku hidup sehat dengan lebih sering mencuci tangan dengan sabun atau desinfektan pencuci tangan, mengonsumsi makanan sehat agar lebih meningkatkan daya tahan tubuh, meminimalkan kegiatan di keramaian yang kurang diperlukan.

Selanjutnya, menjaga diri dan lingkungan dengan menggunakan masker dan mengurangi interaksi dengan sesama civitas UGM maupun keluarga lainnya yang mengalami gejala-gejala influenza.

Terakhir, secara aktif melakukan upaya kewaspadaan influenza termasuk Sars dan Covid-19 di unit kerja masing-masing dengan melakukan  penyebaran informasi tanpa membuat panik.

"Menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun atau alkohol di setiap tempat tata ruangan yang strategis dan  membuat ketentuan agar cleaning service lebih sering membersihkan tempat-tempat yang terpegang oleh tangan," pungkas himbauan tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya