Berita

Diskusi POLEMIK MNC Trijaya FM, di Ibis Hotel, Menteng, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Banyak Jumlah Penduduk dan Bandara Internasional, Resiko Besar Bagi Indonesia

SABTU, 29 FEBRUARI 2020 | 12:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Banyaknya jumlah penduduk Indonesia dan puluhan bandara Internasional dinilai cukup berpotensi terdampak virus corona atau Covid-19.

Begitu disampaikan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia dan Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PRSSI), Hermawan Saputra, disela-sela diskusi POLEMIK MNC Trijaya FM, di Ibis Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (29/2).

"260 juta penduduk kita, ratusan pulau, dan minimal ada puluhan bandara yang internasional destinationnya langsung dari luar negeri, ini sebenarnya memiliki risiko besar," kata Hermawan Saputra.


Hermawan Saputra mengatakan, sedikitnya ada tiga pendekatan teori yang dapat mendeteksi penyebaran virus corona yakni under reporting (sesuatu yang tidak terlapor), filed detection (gagal terdeteksi) dan dissmatch (ketidaksingkronan).

"Nah teori awalnya ini karena kita perbedaan ras. Ini juga pernah disampaikan karena kita ini tergolong dengan rumpun ras Melayu, maka resektornya dinggap berbeda," jelasnya.

Selain itu, kondisi iklim di Indonesia juga mempengaruhi imunitas. Hanya saja, segala kemungkinan bisa saja terjadi mengingat ganasnya Covid-19 ini.

"Saling berdampingan, imunitas dan kondisi lingkungan. Artinya setiap kasus itu sangat spesifik. Di Indonesia itu memang, karena geospasia dan iklim kita berbeda, semua kemungkinan bisa terjadi," demikian Hermawan Saputra.

Selain Hermawan Saputra, turut hadir dalam diskusi kali ini antara lain; Komisi VIII DPR Iskan Qolbi Lubis, Tenaga Ahli Utama KSP Dany Amrul Ichdan, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umroh Joko Asmoro.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya